Kamis, 30 Januari 2014

Resensi Buku: Pesona yang Menawan (Wicked Lovely)


Sumber: google.com

 
Judul: Pesona yang Menawan (Wicked Lovely)

Penulis: Melissa Marr


Terbit: Januari 2011

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal: 368 halaman

Harga: Rp46.000,-



Jika Twilight menghadirkan para vampir tampan dengan segala kekuatannya yang menakjubkan, buku ini menghadirkan fantasi yang tak jauh mengagumkan: dunia faery. Buku ini mengajak kita mengenali dunia faery dengan berbagai kerajaan yang ada dan konflik yang menyelimuti mereka dan di tengah-tengah mereka ada manusia bernama Aislinn.

Aislinn, seorang remaja cantik yang sekilas tak berbeda dengan kebanyakan gadis seusianya, ternyata menyimpan sebuah rahasia yang hanya dirinya dan neneknya yang tahu. Rahasia yang dia benci: dia dapat melihat faery.

Para faery berkeliaran di sekeliling manusia tanpa disadari, mereka mengganggu dan berbicara buruk tentang manusia. Aislinn yang mengetahui itu semua tidak bisa berbuat apa pun, dia harus berpura-pura seolah-olah tidak dapat melihat mereka. Hal ini dilakukan untuk keselamatan dirinya sendiri.

Hidupnya mulai berubah saat Keenan, Raja Musim Panas dari dunia faery, menyamar menjadi manusia dan mendekatinya. Tertekan dengan rasa takut dan penasaran, Aislinn mencari tahu tujuan Keenan yang sebenarnya. Bukan hal yang baik, karena Aislinn justru terlibat lebih jauh dengan Keenan dan dunianya.

Lalu, tanpa Aislinn tahu, Keenan telah mengubahnya menjadi sama dengan dirinya, seorang faery. Rahasia lain yang lebih besar pun terungkap mengenai jati diri Aislinn yang sesungguhnya. Rahasia yang membuat Keenan terus mengejarnya, Aislinn adalah orang yang dapat membebaskan Keenan dari belenggu ibunya, Ratu Musim Dingin.

Masalah bertambah pelik, kerana Aislinn jatuh cinta pada Seth, pria yang selama ini selalu menemaninya. Tak berbeda jauh dengan Aislinn, Keenan pun telah jatuh cinta pada orang lain, Donia. Sayangnya, bukan Donia yang ditakdirkan menjadi ratu Keenan, melainkan Aislinn.

Menyadari dirinya adalah seorang ratu walaupun dia menolak, Aislinn membuat kesepakatan bersama Keenan agar semua yang dia inginkan tetap terwujud.

Novel seri pertama dari total lima seri yang ada ini mengantarkan dan mengenalkan kita pada dunia faery yang menyeramkan, tapi juga mengagumkan. Cerita dalam novel ini berjalan cepat dan karena itu menjadikan cerita buku ini tidak membosankan meskipun sedikit datar.

Cerita yang bergulir cukup cepat juga tidak berbanding lurus dengan pendalaman karakter yang terasa kurang kuat. Selain itu, tidak ada konflik yang terlalu berarti dan puncak konflik tampak mudah ditebak.

Namun, pembaca akan sedikit terhibur dengan akhir kisah cinta yang mengejutkan di antara para tokohnya. Awal cerita, pembaca diarahkan pada kemungkinan kisah cinta segitiga, tetapi ternyata Melissa Marr menyajikan akhir yang berbeda.

Selain itu, sampul buku ini juga tampil cukup menarik bagi pembaca. Terasa sangat remaja dan penuh misteri. Sesuai dengan isi cerita, pesona yang begitu memikat, bisa saja menghasilkan bahaya dengan kadar yang sama atau lebih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar